Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
53. la ratu, manawi tinuruttan, sakéhhé prasannak úami, nora becik gamané reké pangéran// kadi sato héwan tu-wan, tingkahha kawula sami, akrema lan úanakkéka, norana manusya jati, puniku reké sang ngaji, atur kawula pukulu-n, sakéhé para sannak, sami angayomi sami, becik tuwan úakadi sandhika ñaka// suta patané maturra, becik ing-ngandhika singgih, dawen tuwan ingngandhika, dateng kawula sang ngaji, sri bupati ngandhikaris, ing para sanakké iku, lah padapiya-
Arti Indonesia:
53. hamba tuanku, mungkin dapat terpenuhi, bersama dengan seluruh keluarga hamba, tidaklah baik perilaku tersebut. Layaknya binatang, perilaku pengikut tuan, apabila kawin dengan saudaranya, itu bukanlah manusia sejati, demikianlah tuan, hamba mengingatkan, beserta semua keluarganya menyetujui, “sungguh baik sebagai mana peringatan oleh Ki Nyaka. Anak cicitnya berkata, sungguh baik dan mulia titah tersebut, telah panjang lebar tuanku jelaskan, disampaikan kepada hamba, baginda raja lalu bersabda, kepada para sanak keluarganya itu, semoga memahami,
Arti Inggris:
53