Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
52. ku, sreta kukutanéka, pan wus dhadi lan pasébanné puniku, sang prabu malebuh ika, hanéng jro kuta nagari// si// héñjang sang nata sinoba, pepek punang tandha mantri, mwah sira patih ika, hanangkiling sri bupati, mwah ki arya singgih, anangki-lling sang ngahulun, atappanéng paséban, anangkiling sri bupati, sira arya nembah sarwi humaturra// inggih kawula pangéran, kawula matur kiyayi, yén úawa wikresa tuwan, kalawan kawula gusti, punapa kresang ngaji, andheleng kawu-
Arti Indonesia:
52. serta istana beliau, sebab telah rampung pula tempat pertemuan itu, kemudian baginda raja memasuki istana kerajaan. besoknya baginda raja dihadap lengkap dihadiri oleh para pejabat istana dan para patihnya, menghadap baginda raja, dan para pemuka yang terhormat, menghadap kepada baginda raja, memenuhi ruang pertemuan, menghadap baginda raja, para pemuka memberi hormat dan berkata. “ya hamba tuanku, hamba melapor kepada baginda, jika kiranya ada yang tuanku inginkan, kepada hamba abdi paduka, apa yang menjadi kehendak paduka, percayakan kepada
Arti Inggris:
52