-
Ejaan Latin:
225. Wus palastra deniya jam-jam muji, dadi ngusung, Sang Nata tumedak, dening jampana juline, lanang wadon sinikul, hingiring dening bala, surak gong tinambuh, bedil tambur gong gamelan, dan tumedak, Sang Nata munggah haguling, hing pamreman ni siyarga.
Arti Indonesia:
225. Sesudah selesai menjampi, maka diusung, sang raja naik, ke Jumpana jolinya, laki-laki wanita memikul, ke dalam istana, diiringi oleh rakyat, sorak dan gong yang ditabuh, bedil tambur gong gamelan, dan naiklah, sang raja naik tidur di atasa ranjang, di peraduan mereka beradu.
Arti Inggris:
225. When he is finished, he is carried, the king rises, goes to Jumpana, the woman carries it, into the palace, accompanied by the people, the beating and gongs beaten, the drum of the gamelan gong, and rises, the king rises to sleep in the or bed, in the contest they collide.