Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
99. kawonna yuda iki// ki nakkoda wastané reké punika, angawonna najurit, nora sinanggaha marganisun natilar nagara nisun puniki, palayonnana lunga saparannéki// dadi hana pang simibering kang ta wang, kowak reké naméki, wasta né punika, kagét ki harya hika, kalujuk malayu aglis, sira ki ñaka kalawan ki satus sami. sampun prapta i ngalas pañangér hika, raré ki ñaka sami, malih hana paksika, miber ring tawang ngika bango pigen waste
Arti Indonesia:
99. dikalahkan dalam peperangan. Ki Nakoda namanya, yang mengalahkan itu, tidak semestinya jalannya hamba meninggalkan kerajaanku ini, kepergianku sampai di sini. Adalah burung hinggap di dahan yang terbang ketika melihat manusia, burung kowak namanya, itulah namanya, terkejutlah Ki Arya itu, berdiri dan berlari segera, Ki Nyaka bersama Ki Satus semuanya. Telah sampai di hutan Panyanger itu, semua anak Ki Nyaka, kembali ada burung tersebut, terbang di udara burung bangau pigem namanya,
Arti Inggris:
99