Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
91. ris ngandika, téh nakoda ingsun tan bisa iki, ing tingkahé arya iku, maring sira punika, ingsun nora bisa ing sira mangkéku, sakarepé si nakkoda, pati huripé ki aryéki// si nakoda umatura, i sang prabu kawula neda hugi, yén rahi tuwan pukulun, tannarsa anawurra, ing kawula punapi kresa sang prabu, abecik katur kawula, neda kawula lurugi// yé kawon antuk kawula, rahi tuwan aja nawurri kami, yén nora kalahha iku, yenning kawu-
Arti Indonesia:
91. kembali bersabda, “wahai Nakoda aku tida mengerti, dengan perilaku adikku, kepadamu itu, aku tidak berbuat apa-apa kepadamu sekarang, sekenhendakmu Nakoda, tentang hidup matinya Ki Arya.” Ki Nakoda menjawab “hamba menuruti sang baginda, jika adik paduka, tidak mau membayar kepada hamba, bagaimana pendapat baginda, jika jalan yang terbaik menurut hamba, hamba akan menyerang. Jika hamba berhasil dikalahkan, adik paduka tidak usah membayar kepada kami, tetapi jika tidak kalah, hamba ini
Arti Inggris:
91