Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
88. handhi rahi sang prabu, hing mangké kawula neda, pangngandhika tuwan gusti// sang prabu haris ngandhika, yen mokonnora becikké, hiki, sihadi ñake puniku, liñok maring nakkoda, nora beci(k) wong linggihé kaya hiku, sihadi ñake punika, pantes hingukum sihadi// sannake hiku maturra, singgih tuan benra andhika haji, datengngi rahing pukulun kiñake hiku tuan, nora wirang kecapeé reké ring dangu, teka norana pagiya, kalawan nakkoda hiki
Arti Indonesia:
88. janji adik paduka, sekaranglah hamba memohon, jalan keluar dari tuanku. Baginda kemudian menjawab, “jika demikian tidaklah baik, adikku Ki Nyaka itu, ingkar janji kepada Nakoda, tidaklah baik perbuatan pejabat seperti itu, adikku Nyaka itu, pantaslah diberikan hukuman. Saudaranya kemudian berkata, sungguh benar keputusan paduka, yang ditimpakan kepada adik tuanku yang bernama Ki Nyaka, tidak bertanggungjawab dengan kata-katanya dahulu, tidak mau menemui, Nakoda itu
Arti Inggris:
88