Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
67. sang nata harisa ngandhika// mangkana dika sangaji, ingsun nanut pangandhika, sapakayuné sang katong, tanna wkiwal sadéla, hingsun nanutti raka, ki mandhalika puniku amit sreyaha awot sekar// henengakena siréki, kocapa mangke rahadya, añjeneng nging ratu reko, tanana sasama nnéka, sahisining nagara, kaya retune puniku, sakti bakti ring pangéran// puh dangdang// henengakena cinarita hiki, kawuwusan, reké ki nakkoda
Arti Indonesia:
67. baginda kemudian menjawab. Demikian perintah baginda maharaja, hamba menuruti titah sesuai dengan keinginan baginda maharaja, tidak ada keinginan hamba untuk mengikari semuanya, hamba menuruti kakanda raja. Ki Mandalika mohon diri seraya memberi hormat. Tidak diceritakan lagi, diceritakan lagi tuan, berkuasa sebagai raja, tidak ada tandingannya, di dunia ini, sebagaimana para raja yang kuat, hormat kepada baginda. Puh dangdang. tidak dilanjutkan cerita ini, diceritakan sekarang Ki Nakoda
Arti Inggris:
67