Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
47. man dhing … iku, wastané nagaranéka, ing gunung suwung rekéki// sang prabu aris ngandhika, lah ta lunga mangké ta sira yayi, a…ya nagara agung, pinggiring kang pasowan, ingorongngé hitalkowang puniku, prenahhé akreya désa, hariné kamit nulya glis// anulih lumampah énggal, amamumbul kéring sabalanéki, wong kalih iwu puniku, sami bakta sadaya, bate-q timpas bala kalan lading pangur, pang ne tok kalawan tata, rinubuh sajelojari// pitung dina laminéka, amamumbul úaking ala-
Arti Indonesia:
47. tanding, …….itu, namanya kerajaan tersebut, konon di Gunung Suwung. Baginda raja kemudian bersabda, “wahai berangkatlah engkau sekarang adikku, ….menuju kota kerajaan, di pinggir dekat muara, jalan yang dilalui oleh Hitalkowang itu, tepatnya membangun desa, adiknya mohon diri dengan cepat. Kemudian segera berangkat, Ama Mumbul disertai oleh pengikutnya, sebanyak dua ribu orang, semua turut serta, parang, timpas, kapak, pisau, pisau tipis, palu dan pahat, untuk menebang pohon di Hutan Sajelojari. Tujuh hari lamanya, Ama Mumbul berada di hutan
Arti Inggris:
47