Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
32. ra//o// durma//o/ nulya prapta sakéhhé putra sadaya, tanana ikang kari, mareking batara, sami wus tinelasúan, i-pañcaniti sitinggil, umarekúama, sami kang putra haji// sreya payas úang prabu batara ika, lawan rahiniréki, lwir surya kang-kembar, nulih medal batara, ingngiringi rahi néki, sang déwi sinta, lwir sasih amadangngi// sang batara aningali, ikang putra, sigrah tumurunnaglis, sakéhhékang putra, nembah srewi maturra, dawegaligih sang ngaji, ing pañca dirya, pepek kang para bupati//
Arti Indonesia:
32. Durma. kemudian datang semua putranya, tidak ada yang tertinggal, menghadap baginda raja, sumua telah diberitahu, dihadapan lima pejabat utama kerajaan, bersama-sama menghadap seluruh putra raja. Lengkap mengenakan busana kebesaran, bersama permaisurinya, bagaikan matahari kembar, kemudian beliau keluar, disertai oleh permaisurinya, bernama Dewi Sinta, bagaikan rembulan yang menerangi. Baginda raja melihat para putranya, kemudian segera turun, para putranya semua, memberi hormat dan berkata, silahkan ayahanda duduk, di panca dirya, yang dihadiri semua para bupati.
Arti Inggris:
32