Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
31. utusúannaglis lumampah, anuntunniku dadya wong, wus prapta ing candhi raras, mas lombok dhuk úinéba, ing pañcaniti puniku, pepek saputra samapta// mas lombok ngadhikaris, apakreya nira ika, utusúan umaturralon, igih kawula pangé-ran, ingandhika kang rama, tuwan mantukking wanagung, mangandhika rama tuwan// kawula matur ngunéki, sakatahhé rahi tuwan, kinénnangundhangnga reko, dennira sang raka tuwan, sreta pakon batara, masúajing baréngngamuwus, sandhikanira bata-
Arti Indonesia:
31. utusan segera berangkat, diantarkan adalah orang-orang, telah tiba di Candi Raras, Mas Lombok sedang dihadap, oleh lima pejabat kerajaan, lengkap para putranya. Mas Lombok kemudian berkata, apa pekerjaanmu itu, utusan menjawab pelan, “ ya hamba tuanku, sesuai titah ayahanda baginda raja, agar tuan kembali pulang ke Wana Agung, demikian titah ayahanda tuan. Hamba juga memberitahukan, bahwa semua adik tuan, juga diperintahkan untuk diundang, oleh kakanda tuanku, sesuai titah baginda raja, Mas Aji Barenga berkata, sesaui titah paduka raja
Arti Inggris:
31