Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
28. ko, dewa tuwan humantukka, maring suhung nagara, hangandhika haji hulun, sang prabu haris ngandhika// hutusúan humatur pamit, lumampah agagancangngan, wus prapténg koripan reko, lumaris amarek úira, kapanggih sinéwaka, i pañcaniti puniku, pe-pek úaputrané pada// hanéng sitigil rekéki, utusan nembah maturra, daweg tuwan ingngandhika reko, dénnira mahi ngandhi-ka, daweg tuwan mantukka, ing désa suhung punikku, ingngandhika haji tuwan// tumenggung koripannangngling, kari tigang dina iku, kaka
Arti Indonesia:
28. konon, paduka tuan agar kembali, ke istana suhung, atas perintah baginda raja, paduka raja (tumenggung) kemudian berkata. Utusan mohon diri, berangkat cepat, telah tiba di Koripan, kemudian ia menghadap, dijumpai paduka dihadap, oleh lima pejabat kerajaan, serta para putranya semua. Di Sitigil konon, utusan memberi hormat dan berkata, “mohon paduka memberikan keputusan, sesuai titah baginda raja, agar tuan kembali pulang, ke desa suhung, sesuai titah baginda raja. Tumenggung Koripan menjawab, lagi tiga hari, aku
Arti Inggris:
28.