Ada sebuah kerajaan yang sangat besar kekuasaannya namanya kerajaan Suwung, rajanya bernama Batara Indra, istrinya bernama Dewi Sinta. Mempunyai anak sebanyak 44 orang, laki-laki 22 orang, perempuan 22 orang. Semua anaknya gagah dan cantik.
Batara Indra memerintahkan kepada semua anaknya, untuk mengawini saudaranya, masing-masing kembarannya kemudian, semua membuat rumah masing-masing.
Ejaan Latin:
21. las lombok prenahhé, hennengngakenna punika, kocap ki notong ika, akreya mangké puniku, sareng lan úasanak néku// tutug carita puniki, saputranira batara, sami wus pinecar kabéh, kebek bumi lombok ika, malih wenten kocapa, rahinira sang ngawulun, amañaka wastanéka// apamitting rakanéki, kawula neda pangeran, kawula nedaha reko, akreya adadasannan, ………. ring brabantun tuwan, akreya adasanniku, sang prabu haris ngandhika ……. dénnaglis, saputrané kang dén bakta, wong
Arti Indonesia:
21. Lombok tempatnya, hentikan sejenak cerita tersebut, konon ki notong itu, membangun sekarang di sana, bersama dengan keluarganya semua. Demikianlah ceritanya ini, para putra baginda, semua telah menyebar, ke seluruh wilayah Lombok itu, ada lagi diceritakan, adik beliau sri baginda, amanyaka namanya. Memohon diri kepada kakaknya, “hamba mohon ijin pangeran, hamba memohon agar dijinkan, membangun perkampungan, ……….di brabantun paduka, membangun perkampungan itu, sri baginda kemudian bersabda…….segeralah, semua anak-anakmu ajaklah,
Arti Inggris:
21.