INDAR JAYA

  • Author: Admin Root
  • |
  • Date: Wednesday, 04-11-2026
  • |
  • Views: 8286

-


Card image cap

Ejaan Latin:

19. Taangkat, takapong leq iwaqna nket, sapin deq pget mangrumrum, putri nangis sapinna nekiq, dub dewa inten mirab, wah kaji masku, siq wah jampi larangan, mun deq menu, deq burung kaji priyatin, mate lantaran dewa. Siti dewi masih basremin, Sahimerdan, mangrumrum deq pget, manis maraq gula ngelen, putri no meneng banjur, bakarante pada aris-aris, banjur dateng juru sambang, dengah tau ngarugu, jati unin tau mama, dengan putri, pada ngunus pdang tarik, jraji pada kamles. Pada nangis sapinna brari, saisin jro, lapuq pada endah, brahmana sdekna ito, mamarek laiq ratu, ratu taget gedengang ling, juru sambang marek gancang,

Arti Indonesia:

19. Diangkatnya dirinya, dipeluk dipangkuannya melekat, sembari tak putus mencumbu rayu, puteri menangis sambil mencubit, duh intanku sayang, sudahlah hamba sekarang, menemukan obat penyakitku, bila tak demikian, tak urung sakitlah hamba, mati tersebab adinda. Siti Dewi masih menangis, Sahimerdan, membujuk tak putusnya, manis bagai dodol gula, puteri itupun kemudian diam, bercakap-cakap mereka pelan-pelan, lalu datang para peronda, mendengar suara berbisik-bisik, jelas suara orang laki dan puteri, sigap menghunus pedang serempak, para dayang terkejut takut. Mereka menangis sambil berlari; seisi puri, semua menjadi gaduh, sang Brahmana sedang di situ, menghadap kepada sang raja, raja terkejut mendengar suara, pegawai cepat menghadap,

Arti Inggris:

-