-
Ejaan Latin:
212. Maka ditabuhlah sang gamelan, dan serunai, redep lan bilola, tan sipi-sipi ramene, hana hamungkur tambur, hana surak sareng lan beri, harame hing nagara, mamangku sembah matur, lah sandika Tuwan kang benjing, suka lega kaya rata,
Arti Indonesia:
212. Maka gamelan ditabuh, dan serunai, rebab dan biola, tak terkatakan ramainya, ada memikul tambur, ada bersorak, bersama gong besar, sangat ramai di negeri, Pemangku menyembah dan melaporkan, lah begitu tuanku, dengan cara sukarela atas kerjanya,
Arti Inggris:
212. So the gamelan was beaten, and flax, fiddle and violin, unspeakably crowded, there was a drum, there was cheering, with a large gong, very crowded in the country, the steward worshiped and reported, my lord, volunteered for his work,