-
Ejaan Latin:
209. Yata rawuh sakehe wong ngistri, hangaturi, galeng lan kalasa, miwah kasur tilem lante, ginemelang sekalambu, wus samapta lawan, panggungsi, sarwa wonge teka, mbakta saji sekul, an hulam nunggeng rampadan, miwah kendi, wangku bokor hisi wari, hayunan Sri Narendra.
Arti Indonesia:
209. Kemudian datang para wanita, mempersembahkan, bantal dan tikar, juga kasur ambal dan tikar rotan, ada yang membawa kelambu, sudah lengkap dengan busana, setiap orang yang datang, kemudian orang datang itu, membawa sajian berupa nasi, dan ikan di atas dulang kayu (sasak: pesaji), juga kendi, bokor berisi air, tempat minuman Sri Baginda.
Arti Inggris:
209. Then came the women, offering, pillows and mats, also a mattress and rattan mats, some were carrying mosquito nets, complete with clothes, everyone who came, then people came, brought offerings of rice, and fish on a pan wood (sasak: pesaji), also a jug, a bowl filled with water, a place to drink Sri Baginda.