-
Ejaan Latin:
194. Ye sasaran pada ngungsi hurip, himat dening memiwukahan, dalan siji paiayune, hana ngungsi hing kidul, hing Pangantap Langko Pajanggiq, hana ngilor paraniya, tibang loring gunung, ring Sako Tebango Bayan, kang sapalih, kumpul dadi hangiawani, haperang lawan dubatan.
Arti Indonesia:
194. Mereka berlari menyemalatkan diri, ada yang melalui pematang, mereka melalui satu jalan, ada yang mengungsi ke selatan, di Pengantap, Langko, Pejanggik, ada ke Utara arahnya, tibalah di lereng gunung, di Sakong Tebango Bayan, yang sebagian, berkumpul lalu melawan, berperang dengan hantu berhala.
Arti Inggris:
194. They ran to salute themselves, some went through the dike, they went through one road, some fled south, in Pengantap, Langko, Pejanggik, there to the north, arrived on the slope of the mountain, in Sakong Tebango Bayan, some of them gathered together then fight, fight with idol ghosts.