-
Ejaan Latin:
264. Manjangan melayu ngerap, malah tekeng den buwang merep den nukih, katutuhan punang payu, sireng lendang sabintang, dan winumbak manjangan hanulih lampus, sigrah patih Lombok teka, hangabuti manayung hiki.
Arti Indonesia:
264. Menjangan berlari kencang, hampir saja ia menghilang, akhirnya dapat terkejar, di padang Sabintang, menjangan ditombak lalu mati, datang segera patih Lombok, menangkap menjangan itu.
Arti Inggris:
264. Do not run fast, he almost disappeared, finally be overtaken, in the Sabintang field, do not get speared and die, come immediately the governor of Lombok, catch the deer.