-
Ejaan Latin:
171. Ana ngereh angingon memedi, miwah rebek gagenduh lan minjang, babelu kalawan deras, lan laran hatju nipun, anging mangke kalamon mati, limang ngatus tahunya, lagi durung ancur, nora rusak nore guang, pan waluyua awake kadi wong ngurip anging bacin kewala.
Arti Indonesia:
171. Tak putus memelihara bebai (tuyul), gagendah dan rinjang buaya dan burung, hantu dan jarang, mereka sakit, tetapi kalau ia mati, lima ratus tahun, belum bisa hancur, tidak rusak seperti ia hidup dan utuh, tubuhnya seperti yang hidup, hanya busuk saja.
Arti Inggris:
171. Do not break up maintaining the bebai (tuyul), gagendah and rinjang crocodiles and birds, ghosts and rarely, they are sick, but if he dies, five hundred years, can not be destroyed, undamaged as he lives and intact, his body as living, just rotten.