-
Ejaan Latin:
122.araqna jaq lembah lisung, seninaqna son rampak. Nengah Panjelan banjur gelis, sugul banjur ponggoq tumbak, sampinna ngigel bedadengsor. gitaq musuhleman Mekah, manjur saling surakang, Nengah Panjelan terus ngamuk, teserogo siq kelepe Mekah. Nengah Panjelan banjur pelai, leman jaoqna melewas, araq besesumbar bae, ia akuni patung satak, ia ni labakna leq Mukadam , maeh lite patung aku, kanean Mekah pada jengah. Sembarengan ngulah tarik. tank berari sorohan, Mukadam maraq bem bek tepaleq, basong ndeqna itung jurang, selapuqna ngungsi de!a,
Arti Indonesia:
122.ada yang memikul lesung, istrinya menjunjung rampak. Tersebut pula I Nengah Panjelan. keluar rumah membawa tombak, sambil menari bedengseran. menghadang musuh dari Mekah, lalu mereka saling soraki, Nengah Panjelan mengamuklah, segera diserbu prajurit Mekah. Nengah Panjelan terhirit-birit, berlari sambil melempar batu ,ada yang keluar sambil sesumbar, aku ini timpal dua ratus, nih jago dari Mukadam, mari dekatlah kepung aku, prajurit Mekali naik darah. Serempak mereka maju, pasukan Mukadam beriari macam kambing dikeroyok anjing, larinya lintang pukang, meninggalkan kampung dan desanya,
Arti Inggris:
122.