-
Ejaan Latin:
119.Ian simat maka selapuq, pengadeq pernabi dowang. Kerisna no leman mamiq,gada aran Samadiman, leman jim gada sino, pedangnano leman rara, ia aran Pedang Kamkam , jaran aran Sekardiu, leman Gunung Jabal Lekap. Tur ampoq anak raksasa, anaq Ranis telu matana, sopoq matana laiq soyoq, nae sopoq repus kupakna, siqna sidupakinna, Nabi llir wah selur, tegentiq siq kupak malela. Jayengrana wah macawis, terns pamit leq mamiqna, wah sugul leman dalem jero, manjak bawon kursi mas, Ratu maka siu desa, wah cawis sesek rurnng,
Arti Indonesia:
119.serta azimat dan obat mujarab , pusaka dari para nabi. Kerisnya dari ayahnya, gadanya bernama Samadiman, pemberian dari raja Jin, pedangnya dari Prabu Rara, bernama pedang Kamkam, kudanya berriama Sekardiu. dari Gunung Jabalkap. Asalnya anak seorang raksasa , anaknya Ranis matanya tiga, satu matanya terjetak di punggilnya. sebuah kukunya pernah terlepas, waktu dipakai menyepak musuh , kemudian diganti oleh Nabi Hilir, dengan kuku dari kumala. Jayengrana sudah siap, lalu berpamitan kepada ayahnya, sudah keluar dari dalam puri , para bala prajurit sekalian, para mantri dan punggawa, sudah siaga dijalanan
Arti Inggris:
119.