-
Ejaan Latin:
127.Duh Kemarjerah adiq kurang peryama. leq ami siq luwih, Kemarbanjuma ny embah. rugul ndentunggang jaran.jarinano gada besi. wah dateng peperangan. banjur belempuh Ian Jusi. Amaq Jusi banjuranna beketoanni, kamu Jayengpati. Kemar banjuna nimbal. ndenna ia ni Wong Menak. aku m leman Kuari. aranku Kemarjaya. kendel siq Jayengpati, Amaq Jusi surak sambilna nengkakak. Kemar mun tetu perjurit. pantok ku nengka gancang, datu Kemar malik nimbal. ndaraq adat aku meni. memantok juluan. bejulu kamu Wong kapir
Arti Indonesia:
127.Duh dinda Kemar waspadalah. taowakallah kepada Allah, menyembahlah Kemar. lalu berjalan kaki kcluar, senjatanya gada besi. setelahsampai di medan laga, bertemulahia dengan sang Makjusi. Guru Makjusi lalu bertanya, kamukah yang bernama Jayang pati, Raden Kemar pun menjawab, akubukan Wong Menak. aku ini dari Kuari, namaku Raja Kemarjaya ,aku tentara Jayeng Pati. Makjusi bersorak sambil tertawa, eh kamu si boneka Kemar , kalau kamu benar satriapukullah saya, Raden Kemar menjawab,tidak teradat oleh kami mendahului, pukullah saya,kapir kamulah yang
Arti Inggris:
127.