INDAR JAYA

  • Author: Admin Root
  • |
  • Date: Thursday, 05-11-2026
  • |
  • Views: 8369

-


Card image cap

Ejaan Latin:

132. jari sang brahmana neno, nyawana nenu bis alihna, tama laiq bangkena, beri-beri banjur idup, tao palai badingklang. Ojokna leq areppan putri, garuda banjur taleppas,si ileq si simbuta no,si aran Raja Mahlela, banjurna sugulang, nyawana Sahimerdan nu, tama laiq batang mesaq. Kaliwat sukana putri, sreminang banjurna nyembah, sapina si duk gading nano, mamiqna no banjur gancang, lito kapong bijana, sampina bakatwan unduk, leq putri no kajatiqna. Putri no nyembah bamanik,mran meni kajatiqna, banjurna aturang salaer,oleqna jumu pamulah,dateng leq katutuqna, salapuq bis isiqna tutur,suka mantowaqna nggedengang. Banjurna malik mameti, batatalu baslametan, empat pulu jlo nano, jlo malem basasukan,

Arti Indonesia:

132. kemudian sang brahmana itu, nyawanya itu dipindahkan, masuk ke dalam bangkai, biri-biri lalu hjdup, bisa berlari berjingkrak. Menuju hadapan puteri, garuda lalu dilepas, dari dalam selimut, sang Raja Malela itu, lalu dikeluarkan,nyawanya Sahimerdan itu, masuk ke dalam raganya sendiri.Teramat senang sang puteri,melihat lalu menyembah, sambil mencium tangannya, ayahandanya segera, datang memeluk puteranya, sambil menanyakan ihwal, yang sesungguhnya kepada puteri. Puteri menyembah berhatur, ampun beginilah sesungguhnya, ·lalu disampaikannya semua, dari awal mulanya, sampai akhir kisahnya, semua habis diceritakannya, sangat senang mertuanya mendengar. Kemudian lagi mengundang, berpesta berkenduri, empat puluh hari lamanya, siang malam berpesta ria,

Arti Inggris:

132.