-
Ejaan Latin:
17. Mene kereng siq sedeq ita, ndeqnq bau siq ku pirik, lebih lebung siq layeqna, nengka apa siq ku ntiq, pan kereng araq saiq, jari kereng jari simbut, banjur nagis inaq Rangda Sanyoman, sambil kapong denek bini, duh mas mirah ratu ayu pada eroqna nangis bajejanjam ndeqna pegat.
Arti Indonesia:
17. Ini selembar kain diberikan, tidak bisa saya menjahitnya, sudah sobek karena dimakan usia, sekarang tidak bisa saya pegang, karena ini sarungnya hanya satu-satunya, menjadi sarung dan selimut, kemudian inaq Rangda menangis, sambil memeluk tuan putri, wahai mas mirah ratu ayu. tiada hentinya menangis sambil meratap
Arti Inggris:
17. This piece of cloth was given, I couldn't sew it, it was torn because of age, now I can't hold it, because this is the only holster, it became a sarong and blanket, then Inaq Rangda cried, while hugging the princess, oh mas mirah ayu queen. incessantly crying while lamenting