-
Ejaan Latin:
199.Ndeq araq kancana tanding, yadin temeta dateng Jonggat, timaq laiq Pengantap endah, sarah ke/epe kaken ulah. timaq daya'an lain meta, laiq soroh Bali Rincung, sarah si nai besengkelat. Putri Cina jari sarin, sangkaq encong bae Den lrman, Widanigar siqna mele, selet keris mauqna nyinggaq, mele teajum siq dellgan , tenang bulan masih bebobok banjur, bekeris nyala
Arti Indonesia:
199.Tak seorang pun dapat menandinginya, walaupun kita cari di Jonggat, walaupun di cari di Pengantap, bangsa manusia pemakan ular, apalagi kalau agak ke utara, kepada semua orang Bali Rincung, yang kurang mandi pagi. Pu tri Cina menjadi sarinya, maka nya Raden Irman pun kesmaran , jatuh cinta pada Dewi Widinigar. bergaya memakai keris pinjaman , karena ingin dipuji orang, tingkahnya berkelebihan saja , kerisnya menyala sewaktu-waktu.
Arti Inggris:
199.