-
Ejaan Latin:
154.Dengan dua bepitungan, La Sulasin banjur muni, dengan telu aku endah, to luah lain te katir. La Cemput malik muni, brembe yaq ntan te kanca telu , yaq iniq kawa dengan, entan dua kali bun pesakit, kanca telu mauq yaq nyenyiduk do wang. Ndeqna kocap pada berarasan , tekocapang Kadarmanik, tangket Raden Repatmuja, telu Ian Denda Rengganis, si laiq dalem jinem wangi, mesarean bawon kasur, lebih siqna saling sayang, wah genep sebulan tiding, Repatmuja Ian Rengganis leq Mukadam .
Arti Indonesia:
154.Berdua berencana, La Sehisih lalu berkata, bertiga dengan aku juga, kita gotong keluar,La Cemput berkata lagi, bagaimana caranya kalau berteman tiga . tidak kuat dia , dua kali saja itu pun dipaksakan, kawan tiga, 'kan dapat ciuman saja. Tak terkisahkan mereka bermupakat, diceritakan Kadarmanik.bersama Raden Repatmaja, bertiga dengan Rengganis, yang berada di dalam Jinem Wangi. tidur di atas kasur, sngat dia saling sayang,sudah genap satu bulan. Repatmaja dan Rengganis di Mukadam.
Arti Inggris:
154.