-
Ejaan Latin:
9. aku kundangan rubin\ ngandangin dengan rowah\\ Banjur tebadaqno léq pendet api\ hendah gawah\ ndeqné sepi dengan\ tandak barong ndah rame\ preret gendang begending\ bareng siq tawaq-tawaq\ banjurné batrus\ ngetuanan amaqné becat\ mbe yé\ amaqku pengulu alim\ kocap yé ngandangin rowah\\ Pada bengaq dengan siketuwanin\ sayi siné epen anak nuné\ lebih pantas masih kodeq\ muni yé amaqku pengulu\ aseq-aseq atong aku glis\
Arti Indonesia:
9. karena kemarin ayahku diundang, ditempat orang yang sedang pesta. Lalu diberitahu ditempat asap api itu, tempatnya ditengah hutan, disana orang ramai, kesenian tandak barong juga ramai, perert gendang sedang menabuh, juga tawak-tawak, lalu menuju tempat itu, segera menanyakan ayahnya, mana dia, ayahku pengulu alim, katanya kemari kundangan zikir. Yang ditanya semua heran, siapa yang punya anak laki-laki, sangat pitar padahal masih kecil, anak itu mengatakan ayahku penghulu, mohon kasihan antarlah saya,
Arti Inggris:
9.