-
Ejaan Latin:
48. pada nangis éndah\ jangke yé bakowih\\ No kranak teparan Seruh huwa wucapang\ siq purti ngaron nangis\ nané amaq raksasa\ banjur mepanganan\ Doyan Mangan kocap malik\ siq lalo nyeran\ Sigar Penyain nunggu rarit\\ Atas jeloq empaq gitaq siq aksasa\ raksasa hangrik-ngerik\ suka gitaq empak\ batrus rarit sambarna\ rari ye sigar Penyalin\ takutné lewat\ selaeku ndeq nuwah ndait\\ Mate melong maraq jelo makembaran\ raritno
Arti Indonesia:
48. semua menangis, karena ingin dipulangkan. Semua tidak bisa berkata apa-apa, semua puti hanya bisa menangis, sekarang wahai raksasa, ada yang dating, doyan mangan yang sedang pergi berburu, sedangkan sigar penyalin tugasnya menunggu daging. Dagingnya dijemur diatas, dilihatlah oleh raksasa berteriak, kegirangan melihat daging, lalu daging itu menyambarnya, sigar Senyalin berlari, ketakutan karena tumben melihat, selama ini tidak pernah menemukan. Matanya melotot seperti mathari kembar, daging itu
Arti Inggris:
48.