-
Ejaan Latin:
20. kayuq rebaq\ bawaq kayuq tapipit disiram isiq aiq\ bangke no banjuran idup\ ures ngankat bebatang\ jauqne lembah lolon kayuq\ pempang gedeng masih tilah\ lekaq glis siqne ngijik\\ Endeq ngoneq dateng baleno\ banjur bekelék mbé side mamiq\ hene hiye lolon kayuq\ embe taoq kaji lepas\ nimbal inaq duh mas entan anakku\ enke lepas glis timpak\ bratan laloq side gusti\\ Timpak kayuq lalincuran (banjuran)\ isiq beléq kayuq gentur bumi\ mamiq ne hyé siq lacur\ anging pedas ongkat anak
Arti Indonesia:
20. pohon yang rebah, diawah kayu ia terjepit dan disiran air, mayat itu hidup kembali, bangun dan mengangkat pohon kayu, pohon kayu itu dipikul dan dibawa, bersama rangting dan daunnya, bergegas dibawa pulang. Tak lama sampailah dirumahnya, sambil memanggil ayahanda, inilah pohon kayunya, dimana tempat saya taruh, ibunda menjawab wahai anakku, segera lepas, berat sekali yang kamu angkat. Kayu dilepas (timpak) suaranya seperti gempa, karena kayu sangat besar sampai bumi bergoyang seperti akan hancur, ayahnya merasa sial, karena anaknya telah pulang kembali,
Arti Inggris:
20. -