-
Ejaan Latin:
15. lekaq anakné nurut mudi\ dateng yé leq lolon kayuq\ ipil beléq tinggang\ sawat bléné lima pamlok\ kayuq sino siq kandikné\ sejelo jengke lelaiq\\ Kayuq ndeq bau konggalan\ banjur muni Doyan Mangan, cobaq mamiq\ Kji gentiq kandik kayuq\ pantes ling mamiqné nimbal\ kaling ante kanak berik bruk sugul\ ngke ke meq cobaq\ banjur kanak no nyemput kandik\\ Ngandik pekeliwah bingsar\ leweng-leweng ndeqné biné gedeng kuri\
Arti Indonesia:
15. sang anak membuntuti dari belakang, sudah sampai di tempat pohon kayu, pohon ipil tinggi besar dan tinggi, besarnya sampai lima pelukan (depa), kayu mulai dipotong dengan kapak, dari pagi hingga malam. Pohon tidak habis terpotong, Doyan Nada mengatakan, marilah saya ayahanda, menggantikan ayahanda memotong, kamu masih kecil tidak pantas, apalagi kamu baru lahir masih bayi, kalau begitu silahkan coba, kemudian anak itu mengambil kapak. Mulai memotong pohon kayu, tampalannya besar-besar seperti daun ketapang,
Arti Inggris:
15.