-
Ejaan Latin:
114. Lagi wahu hamba hanekaken kaptitinya, den cedok den ciumi, dening putra tuwan, sarwih den namah hamah, sawusira keneng ngati, liwat sih hira, putera tuwan mering kami.
Arti Indonesia:
114. Baru saja hamba mau mulai, hamba dijilat diciumnya, oleh putra tuanku, sambil digigitnya, setelah kena disetubuhi, sangat cintanya, putri tuanku kepada hamba.
Arti Inggris:
114. I was just about to start, I licked him kissed, by the son of my lord, while being bitten by him, after being hit by intercourse, he loved, the daughter of my lord to me.