-
Ejaan Latin:
193. Tetu maraq si leq gambar, Rowan pasti denek bini, Ngumbe siq sangkaq mamiqda, Ndeqna suka bini laki, Loq Monyeh banjur nangis, Gitaq cahyana tandur, Sambil besesambatan, Duh dewa sarining putrid, Tunaq gamaq ruwanda nandang sangsara.
Arti Indonesia:
193. Benar seperti ada dalam lukisan, wajahnya sama dengan tuan putrid, mengapa orang tuanya, keduanya membenci, Monyeh lalu menangis, melihat kemilau cahaya sang putri, sambil meratap, duhai tuan putri hamba, Saying sekali tuan putri dirundung sangsara.
Arti Inggris:
193.